RAJAWARTA; Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Surabaya menggelar peringatan Nuzulul Quran yang dirangkaikan dengan kegiatan buka puasa bersama serta aksi sosial bagi masyarakat, Senin (9/3/2026). Kegiatan yang berlangsung di Gedung Wanita, Jalan Kalibokor Surabaya tersebut diikuti kader partai serta warga dari berbagai wilayah.
Sejumlah pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Jawa Timur turut hadir dalam acara tersebut, di antaranya Yordan M. Bataragoa, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, dan Didik Prasetyono.
Ketua DPC PDI Perjuangan Surabaya Armuji mengatakan peringatan Nuzulul Quran menjadi momen penting bagi kader partai untuk meneladani nilai-nilai ajaran Rasulullah SAW sekaligus memperkuat kepedulian sosial terhadap masyarakat.
Menurutnya, peringatan turunnya Al-Qur’an merupakan bagian dari tradisi umat Islam yang mengingatkan kembali perjalanan Nabi Muhammad SAW saat menerima wahyu pertama.
“Sebagai umat Islam, memperingati Nuzulul Quran adalah bentuk mengenang peristiwa turunnya wahyu kepada Nabi Muhammad SAW. Karena itu kegiatan ini rutin kita lakukan setiap tahun,” ujar Armuji.
Dalam kesempatan tersebut, DPC PDI Perjuangan Surabaya menyalurkan sekitar 8.000 bingkisan kepada masyarakat. Selain itu, terdapat tambahan sekitar 2.500 paket bantuan dari DPD PDI Perjuangan Jawa Timur. Seluruh bantuan tersebut berisi paket kebutuhan pokok yang diperuntukkan bagi warga kurang mampu menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Armuji menjelaskan bantuan tersebut merupakan bagian dari program MBK yang digagas PDI Perjuangan untuk membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari masyarakat, khususnya ibu rumah tangga dari kalangan ekonomi lemah.
“Bingkisan ini diberikan secara gratis kepada ibu-ibu rumah tangga. Prioritasnya adalah kaum duafa, para janda, dan anak-anak yatim piatu yang membutuhkan bantuan,” jelasnya.
Selain pembagian paket sembako, rangkaian kegiatan juga diisi dengan tausiyah keagamaan, santunan bagi anak yatim, serta penyerahan bantuan kepada jajaran pengurus partai di tingkat kecamatan.
Armuji menegaskan kegiatan sosial yang dipadukan dengan peringatan hari besar keagamaan seperti ini telah menjadi agenda rutin DPC PDI Perjuangan Surabaya setiap tahun, khususnya pada bulan Ramadan hingga menjelang Idul Fitri.
“Kegiatan ini memang rutin kita lakukan setiap tahun. Selain memperingati Nuzulul Quran, kita juga ingin berbagi dengan masyarakat yang membutuhkan,” katanya.
Terkait dinamika kondisi global yang berpotensi memengaruhi perekonomian, Armuji menegaskan pihaknya akan terus memantau perkembangan situasi serta mengikuti arahan dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan.
“Kita akan terus mencermati perkembangan setiap hari, setiap minggu, dan setiap bulan. Namun yang paling utama adalah bagaimana kita tetap fokus mengurusi masyarakat Kota Surabaya,” tegasnya.
Sementara itu, Sekretaris DPC PDI Perjuangan Surabaya Saifuddin Zuhri menambahkan bahwa peringatan Nuzulul Quran menjadi pengingat bagi kader partai untuk menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman dalam bersikap dan menjalankan pengabdian kepada masyarakat.
“Di bulan Ramadan ini kita diingatkan bahwa Al-Qur’an merupakan tuntunan hidup agar manusia memiliki akhlakul karimah. Karena itu kader PDIP harus terus menunjukkan kepedulian kepada masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan kegiatan keagamaan yang disertai aksi sosial seperti ini telah menjadi tradisi yang dilakukan setiap Ramadan sebagai bentuk penguatan nilai spiritual sekaligus wujud pengabdian kepada masyarakat.
“Momentum Ramadan ini kita manfaatkan untuk mempererat kebersamaan, meningkatkan kepedulian, dan memperkuat pengabdian kepada masyarakat,” imbuhnya.
Dalam kegiatan tersebut, Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Said Abdullah juga memberikan dukungan kepada kader partai di tingkat kecamatan. Ia menyalurkan bantuan sekitar Rp1 juta kepada masing-masing pengurus PAC sebagai bentuk perhatian terhadap aktivitas kader dalam melayani masyarakat.













