RAJAWARTA : 6 partai politik non parlemen bersepakat membangun koalisi menyambut kontestasi Pilwali Surabaya 2020. Barisan parpol non parlemen itu antara lain, Partai Hanura, Perindo, PBB, Partai Berkarya, PKPI dan Partai Garuda. Mereka mendeklarasikan Koalisi Membangun Surabaya (KMS) pada Rabu (19/08/2020).

Ini berita bagus : 7 bacakada Jatim dapat rekomendasi PDIP

Ketua DPC Partai Hanura Kota Surabaya Edi Rahmat mengatakan, suara parpol non parlemen cukup signifikan. “Di Pemilu 2019 lalu, kami peroleh suara sekitar 7 persen lebih, cukup signifikan untuk membangun Surabaya” terangnya.

Video pilihan untuk Anda : Pak Menteri Tanggapi Penanganan covid 19 Kota Surabaya

Mantan anggota DPRD Surabaya tersebut kembali mengatakan, KMS belum menentukan arah dukungan kepada figur bakal calon walikota maupun bakal calon wakil walikota Surabaya.

Video Pilihan Untuk Anda : Jatim dan Surabaya saling Tuding Terkait Data covid 19

“Kita tunggu surat rekomendasi resmi dari parpol pengusung pasangan Cawali dan cawawali ke KPU nanti. Percuma kita berikan dukungan tapi nanti ternyata figur tersebut tidak jadi,” jelasnya.

Edi Rahmat kembali menjelaskan, kalau KMS sudah merapatkan barisan dan menjalin komunikasi dengan sejumlah figur yang masuk dalam bursa bacawali dan bacawawali Surabaya. “Mungkin saja nanti kita berikan dukungan kepada calon perseorangan, tergantung situasi dan kondisi,” ungkapnya.

Edi Rahmat kembali mengungkapkan, bahwa kriteria figur yang didukung dalam Pilwali Surabaya nanti adalah calon yang loyal terhadap pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Surabaya. “Dan terutamanya lagi bagaimana mengatasi pandemi agar Surabaya menjadi zona hijau,” pungkasnya.