RAJAWARTA : Kasus korupsi Jasmas yang melilit Ketua DPC Partai Demokrat Surabaya Ratih Retnowati hingga ditetapkan sebagai tersangka membuat Kursi Ketua DPC PD Surabaya kosong. Pasalnya, dengan alasan ingin fokus pada kasus hukumnya, Ratih yang juga Wakil Ketua DPRD Surabaya pada tanggal 13 mengundurkan diri sebagai ketua DPC PD Surabaya.

Pengunduran diri Ratih tersebut dibenarkan Sekretaris DPD PD Jawa Timur. Menurutnya setelah Ratih mengundurkan diri sebagai ketua DPC PD Surabaya, Renville Antonio Mengaku telah menyiapkan pengganti Ratih sebagai Ketua DPC PD Kota Surabaya.

“Sudah mengajukan pengunduran diri sebagai ketua karena ingin fokus pada kasus yang menimpanya,” kata Renville di Surabaya, Kamis (22/8/2019).

Beberapa nama yang telah dipersiapkan untuk menggantikan Ratih menurut Renville akan diusulkan ke DPP PD. Beberapa nama yang telah disiapkan untuk menggantikan Ratih antara lain, Bayu Airlangga caleg terpilih DPRD Jatim yang juga menantu Soekarwo, Hartoyo Ketua Komisi E DPRD Jatim saat ini, dan Mochammad Rizal Wakil Sekretaris Demokrat Jatim.

Sekedar untuk referensi, Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjung Perak Surabaya telah menetapkan Ratih sebagai tersangka korupsi Jasmas Pemkot Surabaya.

Dalam Pileg 17 April 2019, Ratih Retnowati kembali terpilih sebagai wakil Rakyat Kota Surabaya. Karena sudah menjadi tersangka KPU Surabaya menunda pelantikan Ratih sebagai legislator 2019-2024.

Suarasurabaya

Print Friendly, PDF & Email