RAJAWARTA : Cak Gimana menanggapi kisruh DPC PDIP Surabaya? tanya pewarta media ini kepada Sukadar Ketua Fraksi PDIP DPRD Surabaya di depan Gedung DPRD Jalan Yos Sudarso, Surabaya.

Ini berita bagus : 7 bacakada Jatim dapat rekomendasi PDIP

Mendengar pernyataan pewarta media ini. Cak Kadar spontan menjawab “Endi kisruh (mana ribut). Nggak onok kok (nggak ada kok),” ucap Cak Kadar yang keburu-buru mengikuti sidang paripurna (11/7/2019).

Video pilihan untuk Anda : Pak Menteri Tanggapi Penanganan covid 19 Kota Surabaya

Menurut Cak Kadar hasil konfercab PDIP yang dihadiri seluruh pengurus PAC Sesurabaya tidak perlu dikomentari karena hasilnya sudah jelas. “Kan sekarang demisoner. Percuma ditanggapi, apalagi saya bukan PAC tidak punya hak pilih,” ujarnya.

Video Pilihan Untuk Anda : Jatim dan Surabaya saling Tuding Terkait Data covid 19

Ketikka ditanya kepada siapa dirinya akan patuh? Kembali Cak Kadar menegaskan bahwa saat ini DPC PDIP Surabaya tidak ada ketuanya. “Kan sekarang demisoner yang artinya tidak ada ketuanya. Keputusan tertinggi di Partai hasil konfercab,” tukasnya.

Cak Kadar menambahkan, sebaiknya dirinya tidak terlalu murah stetmen. Karena tidak ada gunanya. “Percuma sekarang ditanggapi, berwacana wong sekarang belum ada ketuanya. Sekali lagi saya tidak punya hak pilih,” pungkasnya.

Seperti telah viral sebelumnya, Konfercab PDIP yang digelar di Empire Hotel di Jalan Embong Malang menetapkan Adi Sutarwiyono menjadi ketua DPC PDIP Surabaya. Namun pembacaan rancangan pengurus yang dibacakan Ribka Ciptaning langsung diprotes oleh seluruh PAC yang hadir di sidang tersebut.

Karena protes peserta sidang yang dihadiri 31 PAC ricuh, akhirnya pimpinan sidang menskors dan ditunda sampai batas waktu ditentukan. “Konfercab kan diskors. Jadi sekarang DPC demisioner,” seloroh Cak Kadar sampai nyelonong masuk ke gedung dewan.