METRO  

Malam Minggu Masjid Agung Berubah Jadi Pasar Rakyat

RAJAWARTA : Masjid Agung Surabaya (MAS) di Jalan Pagesangan Timur Surabaya tidak hanya menjadi tempat ibadah untuk umat Islam, tapi juga menjadi tujuan wisata bagi warga Surabaya bahkan dari luar daerah Surabaya. Maka tidak salah di sekitar MAS ada tulisan “Kawasan Wisata Religi”

Ya benar, MAS yang juga masjid Nasional ini banyak dikunjungi umat Islam dari berbagai daerah. Di sekitar masjid apalagi kalau malam minggu para pedagang Kali lima (PKL) menggelar berbagai makanan dan minuman. Ada juga yang membuka persewaan mobil-mobilan untuk anak-anak.

Alim Pratama (6) warga Rewin terlihat menikmati mobil-mobilan yang disewakan Rp 10 ribu/10 menit. Begitu juga dengan adiknya, Nusantara/Tara (3) terlihat senang bermain mobil-mobilan. Saking senangnya, Tara minta nambah hingga 4 kali sewa. “Aduh, kalau dituruti terus bisa-bisa sampai pagi,” keluh Riyanti Neneknya Tara (13/7)

Selain persewaan mobil-mobilan di MAS juga ada Odog-Odong, dan dokar. Sepertinya MAS kalau malam minggu berubah seperti pasar rakyat dan sejenisnya.

Sementara para PKL, selain makanan dan minuman, mereka juga menggelar beberapa dagangan yang harganya cukup terjangkau. Misalnya, sandal, alat tulis, buku dll. “Seperti pasar rakyat. Ada mainan, ada makanan dan minuman dll,” kata Joko yang mengaku warga Rungkut.

Yasini (52) warga Pagesangan yang membuka lapak mainan anak mengaku buka hampir tiap malam. Dia bilang lumayan buka permainan anak di MAS bisa buat tambahan isi dompetnya. “Lumayan buat tambahan penghasilan. Kalau Rp 50 ribu Insyaallah dapat tiap buka,” ujarnya sambil menghitung uang

Menurutnya, dirinya membuka lapak mainan mulai pukul 5.30 dan tutup jam 22.00. “Kalau siang disini tempat parkir. Makanya buka setelah parkir tutup,” tuturnya sambil mengawasi lapaknya yang mulai kebanjiran pelanggan.