RADJAWARTA : Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa (KIP) berharap tidak akan lagi spekulan yang bermain, baik di Bulan Ramadhan atau di hari Raya Idul Fitri.

Ini berita bagus : 7 bacakada Jatim dapat rekomendasi PDIP

“Jika nanti ditemukan spekulan yang nakal atau melakukan penimbunan maka sanksi tegas siap menantinya,” ucap KIP dalam sebuah kesempatan.

Video pilihan untuk Anda : Pak Menteri Tanggapi Penanganan covid 19 Kota Surabaya

Ancaman KIP ini disampaikannya disela dirinya yang didampingi Walikota Kediri melakukan pemantauan di Pasar Pahing. Pamantaun sembako menjelang ramadhan ini penting dilakukan semata untuk mengetahui ketersediaan bahan pokok. “Memastikan langsung ketersediaan kebutuhan bahan pokok jelang ramadhan aman terkendali di Pasar Pahing Kota Kediri bersama Walikota Kediri,” jelasnya.

Video Pilihan Untuk Anda : Jatim dan Surabaya saling Tuding Terkait Data covid 19

Menurutnya, beberapa bahan pokok terlihat melimpah atau berkecukupan. “Stok bahan pokok mulai dari telur, daging ayam, daging sapi, beras sangat cukup,” ujarnya.

Namun lanjut KIP, ada beberapa bahan pokok yang memerlukan perhatian pemerintah, dimana harganya mulai merangkak naik, seperti bawang putih. Namun mantan Mensos ini menjamin tidak lama lagi kekurangan suplay akan mendapat perhatian pemerintah dan harganya akan kembali normal.

“Saat ini ada kekurangan suplay bawang putih sehingga harganya naik, harga bawang merah mulai turun. Namun Insyaallah paling lambat pertengahan Mei harga bawang putih kembali normal,” janji KIP. (sbr/tw/ig)