RADJAWARTA : Kericuhan yang mewarnai rapat pleno rekapitulasi di Kecamatan Torjun Kabupaten Sampang mulai mendapatkan titik terang, hal itu terungkap Setelah dilakukan pengecekan ulang berupa pembukaan kotak suara 14 TPS Desa Patapan oleh KPU setempat di gudang logistik KPU Sampang, Jalan Jaksa Agung Suprapto, Sabtu (27/4/2019).

Ini berita bagus : 7 bacakada Jatim dapat rekomendasi PDIP

Terbukti jelas adanya perbedaan hasil data suara yang sangat mencolok. Dimana, pada penghitungan awal tingkat kecamatan, Caleg PKS Dapil 1 Sampang nomor urut 1 Rahmad hidayat mendapatkan suara lebih tinggi daripada Caleg nomor urut 4 atas nama H.Lutfianto, kini hal demikian berbalik arah.

Video pilihan untuk Anda : Pak Menteri Tanggapi Penanganan covid 19 Kota Surabaya

Alhasil, dari pembuktian berupa penghitungan ulang tersebut, kuat dugaan adanya permainan kotor yang sengaja diciptakan. Sebab, berdasarkan rekomendasi pencocokan C1 hologram dengan C1 plano, nampak ketidak sesuaian antara data awal dan finalnya.

Video Pilihan Untuk Anda : Jatim dan Surabaya saling Tuding Terkait Data covid 19

Sehingga, selain menciptakan dugaan transfer suara lintas Partai Politik (Parpol), juga berdampak memudarnya harapan Caleg PKS Dapil 1 Sampang nomor urut 1 untuk memperoleh kemenangan yang diimpikan.

Divisi Penindakan Pelanggaran Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sampang, Yunus Ali Ghafi mengatakan, pihaknya sudah memanggil beberapa pihak terkait dugaan transfer dat suara lintas Parpol tersebut.

“Terkait perpindahan suara dari Partai Hanura ke PKS, kami sudah memanggil saksi, pelapor maupun terlapor. Untuk transfer data itu sendiri, informasi yang terima sebanyak 2500 suara, Mungkin hasilnya bisa langsung dicek sendiri,” kata Yunus, saat ditemui usai hitung ulang.

Menurutnya, pada awal permasalahan transfer suara lintas Parpol tersebut, dinilai hanya sebuah dugaan saja. Namun, setelah dilakukan proses hitung ulang, perpindahan data itu nyata dan bisa dibuktikan.

“Awalnya, ini hanya dugaan, tapi karena sudah terbukti pergeseran seperti ini, kami akan tindak lanjuti siapa saja oknum yang terlibat. Untuk proses selanjutnya, akan didiskusikan dengan beberapa pihak. Yang pasti, kami akan mengundang Gakumdu, karena berkaitan dengan pidana umum,” imbuhnya.

Di sisi lain, H.Tohir selaku Timses H.Lutfianto menyampaikan terima kasih atas kinerja Bawaslu Sampang. Utamanya, setelah mengetahui langsung tentang kebenaran akan adanya kecurangan berupa perpindahan suara.

Ia juga menilai Bawaslu Sampang sudah memiliki langkah bagus dalam bersikap netral. Serta, dapat memuaskan semua pihak yang telah bersengketa.

“Kami sangat apresiasi kinerja Bawaslu Sampang, dengan sikap mereka yang sudah bagus. Sebab, kami sudah merasa tidak dirugikan. Intinya kami puas dan berterima kasih,” tandasnya. (FA/b5)