RAJAWARTA : Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Pematusan (PUBMP) Pemkot Surabaya akan melanjutkan pembangunan frontage road (FR) sisi Barat Jalan Wonokromo. Untuk melancarkan jalannya pembangunan, Pemkot Surabaya membongkar enam persil dibongkar yang dilakukan oleh petugas dari Dinas PUBMP dan dibantu oleh Satpol PP. 

Kepala Satpol PP Kota Surabaya Irvan Widyanto memastikan sebelum ada pembongkan ini, warga yang menempati rumah dinas dan rumah tambahan tersebut sudah mendapatkan surat peringatan tertulis dari PT KAI.

Setidaknya, surat peringatan itu sudah tiga kali dilakukan. Bahkan pihak kecamatan Wonokromo juga melakukan sosialisasi untuk melakukan pengosongan rumahnya masing-masing.

“Sebelum kita tertibkan sesuai dengan deadline, mereka sudah mengosongkan sendiri rumahnya, hanya tadi kita membantu mengeluarkan barang-barang yang sudah tidak terpakai,” kata Irvan di lokasi.

Irvan menjelaskan sosialisasi tersebut dilakukan tidak hanya secara tertulis, namun sudah dilakukan pendekatan secara persuasif terhadap warga terdampak. Bahkan, Pemkot Surabaya tak tanggung-tanggung memberikan bantuan tempat tinggal di rumah susun (rusun) Keputih Surabaya. Sehingga bagi warga yang terdampak bisa menggunakan rusun tersebut. “Kami siapkan juga rusun, jika bersedia monggo digunakan,” lanjut Irvan.

Plt Kepala Dinas Pemadam Kebakaran ini juga mengatakan pembongkaran enam bangunan milik PT KAI dan beberapa rumah tambahan itu diselesaikan secepatnya, agar tidak menganggu lalu lintas pengendara. “Secepatnya akan selesai, kalau hari ini tidak nutut maka kita lanjut besok,” tambahnya.

Humas PT KAI Suprapto berharap warga yang terkena dampak penertiban ini bisa memaklumi pembongkaran ini. Sebab, ini aset milik negara yang akan digunakan untuk pelebaran jalan Frontage Road untuk kepentingan umum. “Jadi, kami harap warga bisa memakluminya,” pungkasnya. (*)

Print Friendly, PDF & Email