RADJAWARTA : Berdasarkan laporan yang diterimanya, Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Luki Hermawan mengungkapkan bahwa pasca pembakaran Mapolsek Tambelengan, Sampang Madura Jawa Timur situasi mulai terkendali.

Ini berita bagus : 7 bacakada Jatim dapat rekomendasi PDIP

Dia menjelaskan, tidak kurang dari 6 tersangka sudah diamankan polisi. Salah satu diantara puluhan pelempar bom Molotov ke Mapolsek Tambelengan tertembak tangannya.

Video pilihan untuk Anda : Pak Menteri Tanggapi Penanganan covid 19 Kota Surabaya

Sedangkan, 6 orang yang diduga terlibat pelemparan bom Molotov ke Mapolsek sedang menjalani pemeriksaan secara intensif. Kabar tersebut disampaikan Kapolda saat meninjau Mapolsek Tembelengan.

Video Pilihan Untuk Anda : Jatim dan Surabaya saling Tuding Terkait Data covid 19

Kapolda Jatim didampingin Gubernur Jawa Timur Dra Hj  Khofifah Indar Parawansa, M Si dan Pangdam V Brawijaya Mayor Jenderal TNI R. Wisnoe Prasetja Boediana saat tinjau kondisi terkini Mapolsek  yang dibakar tersebut, Kamis (23/5/2019).

Sebelum meninjau Mapolsek Tambelengan yang dibakar massa, Kapolda Jatim bersama rombongan lebih dulu bertandang ke Mapolres Sampang untuk bertemu dengan Tokoh Agama dan Tojoh masyarakat Kabupaten Sampang.

Rombongan lain yang ikut dalam meninjau Mapolsek yang dibakar massa antara lain, Wakapolda Jawa Timur Brigjen Pol Toni Harmanto, Bupati Sampang H Slamet Juanaidi dan Kapolres Sampang AKBP Budi Wardiman SIK. Sementara ada 6 orang yang diduga  pelaku diamankan di Polda Jatim (hms/mbah)