RAJAWARTA : Ribuan masyarakat dari berbagai daerah di Jawa Timur tumplek blek di Jembatan Suramadu (22/9/2019). Kehadiran ribuan masyarakat di Jembatan Suramadu untuk mengikuti Ngontel Bareng tiga pilar. Sekedar diketahui Ngontel Bareng tiga pilar adalah sinergitas TNI-Polri dengan menampilkan budaya dari Sabang Sampai Merauke.

Ini berita bagus : 7 bacakada Jatim dapat rekomendasi PDIP

Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan dalam sambutannya mengatakan, tiga pilar ini terdiri Polda Jatim, Kodam V Brawijaya, dan Gubernur Jatim. Dalam kesempatan tersebut, Kapolda juga menyampaikan terimakasihnya kepada Pangdam V/BRW dan Gubernur Jatim.

Video pilihan untuk Anda : Pak Menteri Tanggapi Penanganan covid 19 Kota Surabaya

Terkait dengan Giat Ngontel Bareng Tiga Pilar, Kapolda mengaja sengaja melibatkan masyarakat Jatim. “Pada kesempatan hari ini saya selaku Kapolda Jatim terima kasih kepada Ibu Gubernur yang hadir di tengah-tengah kita dan Pak Pangdam pada hari ini dalam rangka merayakan HUT TNI dan lalu lintas ini kami menggandeng masyarakat Jatim,” ujar Luki dalam sambutannya.

Video Pilihan Untuk Anda : Jatim dan Surabaya saling Tuding Terkait Data covid 19

Menurut Kapolda Jatim, dalam kegiatan ini pihaknya melibatkan masyarakat dari berbagai daerah dan menampilkan budaya dari Sabang hingga masyarakat dengan tujuan menunjukkan sinergitas TNI-Polri.

Di tempat yang sama, Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jatim menjelaskan, giat Ngontel Bareng Tiga Pilar ini untuk mempererat kebersamaan dengan harapan agar masyarakat Jatim tetap guyup dan rukun.

Sekedar tambahan refrensi, ngonthel bareng dimulai dari Jembatan Suramadu dan finish di Kodam V Brawijaya. Tiga pilar Gubernur, Kapolda dan Pangdam V Brawijaya tampak ngonthel bersama ribuan masyarakat yang dilepas oleh Kapolrestabes Surabaya Kombes Sandi Nugroho.

Tak hanya bersepeda, berbagai elemen masyarakat juga menampilkan ragam tarian. Kemudian pakaian tradisional kebudayaan dari Sabang sampai Merauke. (dtk)