RAJAWARTA : Pemilihan Walikota (Pilwali) Surabaya masih setahun lagi namun beberapa nama dari berbagai kalangan mulai bermunculan. Salah satunya, Zahrul Azhar Asumta S.IP, MKes or Gus Hans disebut-sebut namanya sudah masuk list Bursa Pilwali.

Seberapa jauh peluang Gus Hans untuk mendapatkan rekomendasi DPP Partai Golkar bahkan memenangkan Pilwali 2020 nanti, media ini meminta tanggapan Adis Kadir, Ketua Bidang Hukum dan Ham DPP Partai Golkar.

Sayangnya mantan Ketua DPD Partai Golkar Kota Surabaya itu enggan memberikan tanggapannya. “Belum ada (tanggapan) bro,” cetusnya (12/8/2019).

Meski enggan memberikan tanggapan namun Adis Kadir memberikan sedikit bocoran terkait dengan perkembangan di internal Partai. Menurutnya, radar golkar tidak hanya menyorot satu nama, tapi ada nama lain selain nama Gus Hans. “Di Golkar bukan hanya nama Gus Hans yang muncul. Jadi masih menunggu pentunjuk atas-atas (pimpinan),” jelasnya.

Berharap Adis Kadir menyebut nama lain selain Gus Hans. Media ini melempar pertanyaan. Siapa saja menurut sampean salain Gus Hans yang masuk radar partai Golkar? Politisi Golkar yang berhasil melenggang kali kedua ke Senayan ini menyebut nama Hendro Gunawan. “Hendro Sekota,” jawabnya singkat.

Yang jelas tuturnya hingga saat ini Partai Golkar belum membahas siapa yang akan didorong Partai Golkar untuk bertarung berebut kursi L1, karena Pilkada masih jauh. “Pilkada serentak kan bulan Oktober (tahun depan). Kalau menurut PO-nya 6 bulan sebelum (pilwali), baru dibahas,” tukasnya.

Dalam pembahasan itu tambahnya, nama-nama calon yang akan diusung partai Berlambang pohon Bringin ini lebih dulu melihat tingkat popularitas dan elektabilitasnya. “Belum tahu, kan ada survei,” jawabnya, saat ditanya lebih layak mana antara Hendro dan Gus Hans untuk maju Pilwali.

Foto : Adis Kadir

Print Friendly, PDF & Email