RADJAWARTA : Setelah hilang selama lima hari akhirnya Luhut Ferry Parsaoran Aritonang (43) ketua KPPS warga Lumban Batu Nagodang, Desa Parbubu 1, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), Sumatra Utara (Sumut) ditemukan tewas membusuk (11/5).

Ini berita bagus : 7 bacakada Jatim dapat rekomendasi PDIP

Berdasarkan informasi yang diperoleh dari warga, jasad Luhut ditemukan warga di hutan Tombak Sirambe, Desa Parbubu 1, Kecamatan Tarutung, Kabupaten Taput.

Video pilihan untuk Anda : Pak Menteri Tanggapi Penanganan covid 19 Kota Surabaya

“Penemuan itu dilaporkan ke warga perkampungan yang jaraknya kurang lebih 500 meter. Setelah ditemukan Kanit Reskrim, Kanit IK, Bhabin, dan personel Polsek lainnya serta inafis Polres langsung ke TKP,” jelas Kasubbid Penmas Bid Humas Polda Sumut MP Nainggolan (12/5).

Video Pilihan Untuk Anda : Jatim dan Surabaya saling Tuding Terkait Data covid 19

Nainggolan menjelaskan, berdasarkan keterangan istrinya bernama Namaida Br Situmorang (41) pada hari Senin (6/5) suaminya pamitan pergi tapi suaminya tidak memberitahu mau pergi kemana.

Tapi hingga pagi hari suaminya dan tidak tampak batang hidungnya. Melihat suaminya tidak pulang dan tidak diektahui rimbanya, Namaida berusaha mencari suaminya. Namun upayanya sia-sia. Dan selama ini juga Namaida tidak pernah mendengar kalau suaminya pernah melakukan tindak pidana dll.

“Penjelasan istri korban, bahwa korban kemungkinan memikirkan perekonomian. Atas pwristiwa itu, keluarga dan istri korban tidal keberatan atas meninggalnya korban,” jelas Nainggolan.

Nainggolan menambahkan, korban merupakan Ketua KPPS di TPS 3 Desa Parbubu 1 Kecamatan Tarutung. Akan tetapi kematian korban tidak ada kaitannya dengan Pemilu. (sbr/cnn)