RAJAWARTA : Di Salah satu group WhatsApp beredar foto Walikota Surabaya, Tri Rismaharini or Risma dan Eri Cahyadi kepala Bappeko Kota Surabaya yang terbingkai dalam sebuah Benner.

Ini berita bagus : 7 bacakada Jatim dapat rekomendasi PDIP

Dalam benner berukuran 2×4 meter tersebut tertulis sebuah kalimat singkat “Kampung Berdaya, Warga Berjaya” sementara difoto keduanya tertulis masing-masing nama, Tri Rismaharini Walikota Surabaya dan Eri Cahyadi Kepala Bappeko dan Dinas Kebersihan dan Ruang terbuka Hijau.

Video pilihan untuk Anda : Pak Menteri Tanggapi Penanganan covid 19 Kota Surabaya

Berdasarkan informasi yang diterima media ini banner bergambarkan Risma dan Eri berada di tiga tempat, yakni di depan kelurahan Lidah Wetan, Lidah Kulon dan Kelurahan Bangkingan.

Video Pilihan Untuk Anda : Jatim dan Surabaya saling Tuding Terkait Data covid 19

Penasaran atas kebenaran banner tersebut, rajawarta mengkonfirmasi Eri Cahyadi, Kepala Bappeko. Dengan tegas mantan kadis Cipta Karya Pemkot Surabaya mengatakan, keberadaan gambar itu tidak benar.

Bahkan Eri mengatakan, setelah mendengar adanya banner tersebut dirinya langsung melakukan cek dan ricek ke lapangan. Hasilnya, ternyata benner itu tidak ada. “Tapi aku cek di lapangan nggak ada mas,” cetus pria yang komunikatif ini (13/11).

Tidak cukup dengan mengecek keberadaan banner yang dikabarkan berada di tiga lokasi. Eri juga mendalami tiap kata di dalam banner. Ternyata, kalimat di dalam banner, salah.

“Kuwi bisa dibaca mas, kepala dkrth padahal kan aku sudah nggak di dkrth mulai senin kemarin. Berarti ada yang pasang nggak tahu niatnya apa, tapi alhamdulillah gusti allah menunjukkan yg dipasang salah,” jelas Eri via WhatsApp

Untuk meyakinkan bahwa pernyataannya itu benar. Eri meminta rajawarta untuk melakukan pengecekan ke lokasi. “Kuwi apa niat yang pasang. Gak ada mas. Jenengan cek disana. Jenengan cek mas ada nggak,” tukas Eri berkali-kali.

Eri mencurigai, kalau banner itu dipasang hanya untuk membangun kegaduhan, dengan menggunakan modus jadul. “Takutnya onok niat pasang terus dicopot hehee. Tapi alhamdulillah kok keliru masih dkrth,” pungkasnya.