RADJAWARTA : Pemkot Surabaya dan Forum Pimpinan Daerah (Forpimda) mengadakan pertemuan untuk membahas keamanan menjelang Pemilihan Umum secara serentak yang akan dilaksanakan 17 April 2019.

Ini berita bagus : 7 bacakada Jatim dapat rekomendasi PDIP

Usai mengikuti pertemuan dengan Forpimda, Walikota Surabaya Tri Rismaharini or Risma, meminta Warganya datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) untuk menggunakan hak pilihnya. Risma menjamin keamanan warganya di Pemilihan Umum kali ini.

Video pilihan untuk Anda : Pak Menteri Tanggapi Penanganan covid 19 Kota Surabaya

“Kami sampaikan kepada wargaku, untuk datang di 17 April mendatang dan menentukan pilihan kita ke depan, kalau tidak datang maka anda rugi lima tahun, tidak usah ragu-ragu dan tidak perlu takut, tetap datang di 17 April untuk melakukan pencoblosan,” jelas Risma (26/3).

Video Pilihan Untuk Anda : Jatim dan Surabaya saling Tuding Terkait Data covid 19

Sementara, Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Rudi Setiawan yang ikut hadir dalam pertemuan itu mengatakan, Polrestabes Surabaya menjamin keamanan dan kenyamanan warga Kota Surabaya dalam menggunakan hak pilihnya.

“Mari kita gunakan hak pilih untuk datang, menentukan wakilnyaa di parlemen, dan menentukan pilihan pemimpinan Negara Indonesia ke depan,” ujar Kapolrestabes.

Begitu juga Dandim 084/Bhaskara Jaya, Kolonel Inf Sudaryanto mengatakan, bersama pemkot Surabaya dan Polrestabes telah melakukan pelatihan simulasi pengamanan. Tujuannya, untuk menjamin dan memberikan rasa aman bagi masyarakat saat pelaksanaan pemilu.

“TNI dengan Kapolres sudah menyiapkan simulasi untuk bisa menjamin rasa aman bagi masyarakat pada pelaksanaan pesta demokrasi tersebut,” tuturnya. (sbr/hms)