RAJAWARTA : Kader Partai Nasdem, Vinsensius Awey legowo Meski Gagal Dapat Rekom DPD Nasdem. Namun dari sisi politik kaderisasi, Menurut Awey sapaan akrabnya ini, tentu banyak anggota dan simpatisan nasdem yang berharap adanya kader nasdem sendiri yang diusulkan maju mendampingi cawali yang diusung Nasdem.

Ini berita bagus : 7 bacakada Jatim dapat rekomendasi PDIP

Awey menegaskan, karena keduanya adalah bukan kader nasdem maka tentunya dapat dijadikan sebagai bahan evaluasi nasdem ke depan.

Video pilihan untuk Anda : Pak Menteri Tanggapi Penanganan covid 19 Kota Surabaya

“untuk jauh lebih mempersiapkan dan melahirkan kader sendiri untuk maju kontestasi pilkada dan tidak hanya serta merta mengikuti tren demokrasi saat ini yang dijalankan oleh banyak parpol yakni demokrasi politik asal menang,” ungkap Awey, Senin (27/).

Video Pilihan Untuk Anda : Jatim dan Surabaya saling Tuding Terkait Data covid 19

Lanjut Awey, soal rekomendasi Bakal Calon Wakil Walikota (Bacawawali) Kepada Azrul Ananda (AA) yang lebih tahu mekanisme penjaringannya seperti apa tentu DPD Nasdem Surabaya yang lebih tahu persis.

“DPD yang lebih tahu mekanismenya, sehingga muncul 1 (satu) nama yang diusulkan dari DPD Nasdem Surabaya, ya itu adalah Azrul Ananda,” kata Awey.

Apakah nama yang diusulkan sudah melibatkan Bapilu, Sekretaris DPD Nasdem Surabaya dan pengurus lainnya. Kata Awey, tentu internal pengurus nasdem surabaya yang lebih paham adanya.

Terkait nama AA yang diusulkan, secara pribadi Awey mengakui, salah satu nama yang patut diperhitungkan jika dilihat dari sisi popularitas dan elektabilitas. Beberapa kali survey independen menempatkan AA dengan posisi tingkat popularitas dan elektabilitas tertinggi dibandingkan lainnya.

“Sehingga AA memang layak untuk diusulkan. Pasangan MA & AA ini akan menjadi sebuah kekuatan besar yg bisa saling mengisi satu sama lainnya dan keberadaan Machfud Arifin (MA) dipanggung politik Surabaya sendiri akan mendapat amunisi tambahan dasyat dari sosok kehadiran AA. Jadi ini merupakan paket lengkap,” terangnya.

Sedangkan Ketua DPC Nasdem Gunung Anyar Rusadi menginginkan kader Nasdem Vinsensius Awey yang menjadi Bacawawali pendamping Machfud Arifin di Pilkada Surabaya.

“Tapi,, apapun keputusan dari DPD Nasdem Kota Surabaya siapapun yang diusulkan. DPC se-Surabaya tetap mendukung dan solid memenangkan MA dan AA di Pilkada Surabaya,” ungkapnya.

Alasan kenapa Awey yang di inginkan, Lanjutnya, karena Awey merupakan sosok yang mumpuni dan sudah waktunya jika menjadi Wakil Wali Kota Surabaya.

“Bukan berarti Nasdem minim kader, di DPC pun banyak kader diantaranya Vinsensius Awey, Imam Safi’i dan Hari Santoso. Apalagi Awey memiliki integritas mumpuni dan layak maju, tapi keputusan dpd nasdem mengusung Bacawawali dari non kader sah-sah saja,” pungkasnya.(why/)