republika

RADJAWARTA : Calon Wakil Presiden Nomor Urut 01, Ma’ruf Amin mengaku telah dihubungi Cawapres nomor 02 Sandiaga Uno untuk melakukan pertemuan. Namun, karena keduanya diburu kesibukan akhinrya pertemuan itu tertunda.

Ini berita bagus : 7 bacakada Jatim dapat rekomendasi PDIP

Menurut Ma’ruf Amin, ajakan Sandiaga Uno tersebut dalam rangka membicarakan rekonsiliasi nasional.

Video pilihan untuk Anda : Pak Menteri Tanggapi Penanganan covid 19 Kota Surabaya

“Dihubungi kemarin. Tapi masih belum sempat ketemu mungkin karena masih sama-sama sibuk,” ujar Ma’ruf Amin kepada pewarta di Kantor Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (NU) Jawa Timur, Surabaya, (28/4).

Video Pilihan Untuk Anda : Jatim dan Surabaya saling Tuding Terkait Data covid 19

Meski pertemuan kedua Cawapres itu belum diketahui waktunya, Ma’ruf Amin tetap mengajak masyarakat untuk menerima apapun hasil pemilu 2019 yang nantinya secara resmi diumumkan Komisi Pemilihan Umum (KPU).

“Pemilu itu kan untuk memilih pemimpin terbaik. Sebelumnya kita juga telah berikrar untuk siap menang dan kalah. Jangan sampai siap menang tapi tidak siap kalah,” tuturnya.

Seperti yang telah berkabar sebelumnya, berdasarkan hasil perhitungan cepat atau Quick Count pasangan Jokowi-Ma’ruf unggul atas pasangan Prabowo-Sandi.

Menurut Ma’ruf, seandainya hasil Quick Count itu memang benar, maka tugas besar yang akan pertama kali dilakukannya bersama Jokowi ke depan adalah merajut kembali keutuhan bangsa Indonesia yang telah terkoyak oleh pemilu presiden dan legislatif.

“Politik identitas sekarang ini semakin mengeras. Kelompok radikal telah masuk ke dunia politik untuk menyalurkan aspirasinya. Itu tantangan dunia perpolitikan kita sekarang,” tukasnya. (sbr/ant)