RAJAWARTA ; Badan Narkoba Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Timur berhasil menggagalkan penyelundupan sabu dari Malaysia ke Pulau Madura. Dalam operasi itu petugas berhasil mengamankan 3 tersangka dan barang bukti sebanyak 4,178 Kg.

Ini berita bagus : 7 bacakada Jatim dapat rekomendasi PDIP

Penangkapan terhadap para tersangka tersebut dilakukan petugas saat pelaku menumpang bus di Tol Waru Gunung, Surabaya KM 741.

Video pilihan untuk Anda : Pak Menteri Tanggapi Penanganan covid 19 Kota Surabaya

Para tersangka yang berhasil diamankan antara lain, Soleh Hoddin (45), Safi’ih (37) dan Achmad Hoironi (21). Ketiganya warga Kecamatan Kokop, Kabupaten Bangkalan, Madura.

Video Pilihan Untuk Anda : Jatim dan Surabaya saling Tuding Terkait Data covid 19

Penyidik Madya BNNP Jatim AKBP Wisnu Chandra truurn mengatakan, ketiga tersangka naik menumpang bus dari Tanjung Pinang, Bangka Belitung sejak Hari Selasa (22/10).

“Kita mendapatkan informasi akan ada mengirimkan paket sabu ke Madura. Kemudian oleh petugas dihentikan di tol,” ujar penyidik Madya BNNP Jatim AKBP Wisnu Chandra kepada wartawan, Sabtu (26/10/2019).

Menurut Wisnu, dalam pemeriksaan barang bukti dan para tersangka melibatkan K-9 dari BNNP Jatim.

Wisnu menambahkan saat penyisiran petugas menemukan paket kardus yang mencurigakan. Saat dibongkar paket tersebut benar berisikan sabu yang dibungkus dalam empat paket.

“Ada empat paket berisi narkoba, dengan berat 1.042 gram, 1,050 gram, 1,042 gram dan 1,044 gram, total berat 4,178 gram atau 4,178 kg, semuanya dikemas dengan kemasan teh china berwarna keemasan,” ungkap Wisnu.

Selain mengamankan barang bukti sabu seberat 4, 178 kg, Petugas juga mengamankan 1 kardus pembungkus paket, 2 bungkus kopi bubuk, 1 unit bus N 7137 D, 5 unit HP dan 4 buah ATM. (sbr/dtk/sby)