RADJAWARTA : Dalam rangka menyambut lebaran atau Idul Fitri 2019, Dishub Surabaya menerjunkan 946 personel untuk menjaga kelancaran lalu lintas selama lebaran. Pra petugas Dishub itu nantinya akan ditempatkan di lokasi strategis.

Ini berita bagus : 7 bacakada Jatim dapat rekomendasi PDIP

Kapala dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya, Irvan Wahyudrajat kepada pewarta menjelaskan, ratusan personel dishub tersebut akan ditempatkan di lokasi yang berkaitan dengan mudik lebaran, misalnya Terminal dan Posko Lebaran.

Video pilihan untuk Anda : Pak Menteri Tanggapi Penanganan covid 19 Kota Surabaya

“Selama lebaran kita tidak cuti dan libut, kita secara bergantian. Kita juga siapkan pos lebaran, baik di Kantor maupun terminal-terminal untuk melayani pemudik lebaran,” jelas Irvan tiga hari lalu.  

Video Pilihan Untuk Anda : Jatim dan Surabaya saling Tuding Terkait Data covid 19

Selain akan menerjunkan ratusan personel, sebelumnya Dishub juga telah melakukan pengecekan kelayakan kendaraan di terminal. Dalam hal ini Dishub bekerjasama dengan Polrestabes Surabaya, Polrestabes Pelabuhan Tanjung Perak, dan Gartab III Surabaya.

“Kalau ramp check (inspeksi keselamatan) rutin di terminal kita sudah lakukan pengecekan tiap hari, tapi khusus untuk yang lebih spesifik seperti pemeriksaaan kesehatan (pengemudi), fisik, dan tes urin seminggu bisa dua sampai tiga kali,” jelasnya.

Dari hasil pengecekan kendaraan, tutur Irvan, pengemudi yang kendaraaanya lolos dari pengecekan atau layak jalan, maka kendaraannya ditempeli stiker di kaca depan.

Oleh karena itu para pemudik dihimbau menggunakan kendaraan yang ada stiker dari Dishub. “Bagi yang sudah lulus akreditasi maupun layak jalan, kita berikan stiker, bahwa inspeksi keselamatan sudah dilakukan,” ucapnya.

 Irvan mengungkapkan, Dishub Surabaya juga bekerjasama dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Surabaya untuk menyiapkan posko kesehatan di beberapa lokasi. Layanan kesehatan bagi pemudik ini, gratis. “Jadi tidak hanya para pengemudi yang kita tes kesehatannya, para penumpang juga bisa mendapatkan layanan kesehatan gratis. Seperti cek tensi darah, bahkan bisa mendapatkan obat-obatan yang diperlukan,” tukasnya. (res/hms)