RAJAWARTA : Sejumlah perseoalan yang melilit PD Pasar Surya Surabaya tak pernah terselesaikan, selain memiliki tunggakan pajak Rp 3,88 M lebih, banyak persoalan lain yang belum terungkap. Bahkan di mata publik ada plesetan yang menyebutkan “Kalau tidak rugi bukan PD Pasar namanya”

Ini berita bagus : 7 bacakada Jatim dapat rekomendasi PDIP

Untuk mengungkap apa yang menjadi penyebab persoalan PD Pasar Surya, Komisi B DPRD Surabaya menggelar hearing dengan semua pihak terkait. Alhasil, semua pihak yang dipanggil ke Komisi B DPRD Surabaya, di Jalan Yos Sudarso menyampaikan berbagai masalah yang melilit BUMD milik Pemkot Surabaya.

Video pilihan untuk Anda : Pak Menteri Tanggapi Penanganan covid 19 Kota Surabaya

Beberapa pesoalan yang terungkap di hearing Komisi B DPRD Surabaya diantaranya tunggakan retrebusi, tunggakan PBB bahkan PD Pasar Surabaya masih punya tunggakan listrik.

Video Pilihan Untuk Anda : Jatim dan Surabaya saling Tuding Terkait Data covid 19

Untuk mengatasi persoalan di PD Pasar Surya, Wakil Ketua Komisi B DPRD Surabaya, Anugerah Ariyadi membenarkan kalau Komisi B DPRD memanggil semua kepala Unit untuk mengetahui persoalan di PD Pasar Surya.

Prinsipnya ujar Anugerah, hearing di Komisi B dengan PD Pasar Surya adalah untuk mengungkap akar permasalahan di masing-masing pasar.

“Hari ini kita panggil sejumlah kepala unit pasar untuk kita mintai keterangannya terkait permaslaahan yang terjadi. Sekalugus mencarikan jalan keluar atau solusinya,” jelasnya, usai hearing dengan sejumlah kepala unit pasar, Senin (29/7) dirunag rapat Komisi B DPRD Surabaya.

Dengan memanggil semua kepala Unit Pasar, maka diharapkan Komisi B bisa memperoleh data awal dan bisa mencarikan jalan keluarnya. “Ya supaya kita mengetahui dan memetakan apa yang sebenarnya menjadi akar permasalahan mereka, sehingga ada yang defisit,” kata Anugrah.

Pendapat sementara yang diperolehnya dari hasil hearing, Anugerah menyimpulkan banyaknya persoalan di PD Pasar karena kepala pasar kurang berani melakukan lompatan-lompatan inovasi.

“Rata-rata kepala pasar tidak inovatif mencari sumber pendapatan lainnya, selain penarikan retribusi dan parkir. Selebihnya mereka tidak mencari potensi sumber pendapatan yang bisa menambah pendapatan pasar,” terang Anugrah

Lebih tegasnya, tuturnya, bahwa pengelolaan pasar hingga saat ini belum memenuhi standar manajemen pengelolaan pasar.

“Ini yang perlu kita carikan solusinya, Dirut PD Pasar Surya harus berani mengambil langkah yang inovatif. Sehingga, pendapatan pasar dapat menyumbangkan Deviden untuk BUMD PD Pasar Surya pada Pemkot Surabaya,” pungkasnya. (los/es)

  • TAGS