RADJAWARTA : Memasuki bulan ramadhan ada semacam kebiasaan harga bahan pokok utamanya sembako cenderung naik. Untuk mengantisipasi kenaikan harga sembako tersebut Pemkab Banyuwangi menggelar operasi Pasar (OP) di lima lokasi, yakni Pasar Muncar, Pasar Sempu, Songgon, Rogojambi dan Pasar Banyuwangi.

Ini berita bagus : 7 bacakada Jatim dapat rekomendasi PDIP

Suminten mewakili Sih Wahyudi Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Banyuwangi mengatakan OP ini digelar sejak 2 Mei 2019 dan akan berakhir 24 Mei.

Video pilihan untuk Anda : Pak Menteri Tanggapi Penanganan covid 19 Kota Surabaya

“OP ini kami harapkan bisa meredam lonjakan harga di Pasar,” jelas Suminten menjawab pertanyaan pewarta. (7/5).

Video Pilihan Untuk Anda : Jatim dan Surabaya saling Tuding Terkait Data covid 19

OP di lima lokasi Pasar ini disambut antusias oleh masyarakat. Harga yang lebih murah membuat mereka merasa terbantu. “Sekarang kan apa-apa mahal. Pasar murah ini sangat bermanfaat buat kita sebagai ibu rumah tangga,” tutur Nuryani bernada senang.

Salah satu komoditi yang lonjakan harganya cukup signifikan adalah bawang putih. Untuk mengantisipasinya maka Pemkab Banyuwangi melakukan alih strategi yakni tidak menjual bawang putih kepada pedagang. “Kami menjual bawang putih langsung kepada konsumen,” tutup Suminten. (sbr/hms/bwi)