RAJAWARTA : Hingga kali ketiga rapat Pansus Retribusi Pemakaian Kekayaan Daerah (PRPKD) yang diketuai Baktiono asal Fraksi PDIP di ruang Komisi B hanya dihadiri beberapa anggota Komisi B DPRD Surabaya.  (05/07/2019). Rapat kali ketiga ini hanya dihadiri Baktiono (pimpinan rapat), Anugerah Ariyadi (anggota) dan Achmad Zakaria (anggota).

 “Anggota Pansus tetap 10 orang, tadi ada 6 orang, tapi terus ijin karena ada kegiatan di luar, yang pasti kehadirannya selalu kuorum, antara 6 sampai 7 orang,” jawab politisi PDIP yang menjadi satu-satunya Caleg 2019 yang kembali lolos di Komisi B DPRD Surabaya.

Meski menurut tatib sudah memenuhi kuorum, namun pimpinan rapat yakni Baktiono berharap anggota lain Komisi B hadir dalam rapat-rapat selanjutnya.

“Kehadiran memang sangat penting, karena pemikiran dari banyak orang akan lebih baik dibandingkan dengan hanya tiga orang, dan kuorumnya kan harus terpenuhi,” tandasnya.

Baktiono mengimbau kepada seluruh anggota Pansus (anggota Komisi B DPRD Surabaya), di jelang akhir masa tugasnya untuk tetap memberikan sumbang pemikiran yang terbaik demi masyarakat Kota Surabaya. “Saya berharap agar di akhir masa bakti bisa tetap memberikan sesuatu yang bermanfaat bagi masyarakat,” imbaunya.

Diakhir paparannya, Baktino menjelaskan bahwa Pansus Retribusi Pemakaian Kekayaan Daerah di dalamnya meliputi penggunaan gedung-gedung dan arena olah raga.

“Tetapi ada yang kelewatan yakni THR dan Taman Remaja, yang nanti akan kami tanaya, kenapa kok belum dimasukkan. Karena ini harus diatur juga karena sudah ada pemakainya,” pungkasnya. (sbr/spn)