RAJAWARTA : Lingkungan Pondok Sosial (Liponsos) milik Pemkot Surabaya di Jalan Keputih berkabar kelebihan penghuni (overload). Ideanya Liponsos Keputih dihuni 600 orang, namun saat ini Liponsos tersebut dihuni oleh 900 orang.

Kepala Seksi Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Pemkot Surabaya, Agus Rosyid membenarkan kalau Liponsos Keputih overload dengan jumlah penghuni 900 orang dari Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS).

Mereka yang menghuni Liponsos terdiri dari anak jalanan, tuna susila, lansia terlantar, dan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ). Dari 900 penghuni Liponsos, ODGJ yang paling banyak. Jumlahnya mencapai 835 orang. “Bagi yang sudah bisa mengatakan alamat asalnya kita pulangkan,” ucapnya. (23/7/2019).

Agus menjelaskan, ODGJ yang menjadi penghuni Liponsos Keputih tidak hanya dari Gerbangkertosusila tapi ada juga dari Mataram, dan Tapal Kuda. “Antara yang masuk dan keluar dari Liponsos lebih banyak masuknya. Dan sudah banyak yang kita pulangkan,” jelasnya.

Untuk mengatasi overload di Liponsos Keputih Agus mengaku sedang melakukan koodinasi dengan Pemprov Jawa Timur. Dan, memulangkan mereka yang sudah diketahui alamat asalnya. (sbr/drii)