METRO  

AFK Surabaya Gelar Rising Surabaya Championship, Jadi Ajang Seleksi Atlet Menuju Porprov 2027

SURABAYA – Asosiasi Futsal Kota (AFK) Surabaya bersiap menggelar Rising Surabaya Championship (SRC) Futsal Putra dan Putri sebagai bagian dari tahapan persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2027.

Persiapan turnamen ditandai dengan pelaksanaan technical meeting yang berlangsung di Ruang Pertemuan Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga serta Pariwisata (Disbudporapar) Surabaya, Rabu (9/9/2026).

Turnamen tersebut diikuti 18 tim anggota klub AFK Surabaya. Rinciannya, 14 tim putra dan empat tim putri. Kompetisi akan menggunakan format setengah kompetisi pada fase grup, kemudian dilanjutkan dengan sistem gugur mulai semifinal hingga final.

Selain menjadi ajang kompetisi antarklub, SRC memiliki misi utama sebagai wadah seleksi pemain yang akan diproyeksikan memperkuat tim futsal putra dan putri Kota Surabaya pada Porprov 2027.

Ketua Pelaksana SRC, Badarudin, meminta seluruh peserta menjadikan turnamen tersebut sebagai momentum untuk menunjukkan kemampuan terbaik. Ia menekankan pentingnya kekompakan tim, permainan yang sportif, serta menjunjung tinggi prinsip fair play.

Menurutnya, kompetisi tidak semata-mata mengejar hasil pertandingan, tetapi juga menjadi ruang untuk melihat potensi pemain yang layak dikembangkan.

Sementara itu, Ketua AFK Surabaya Abdullah mengatakan proses pembentukan tim Porprov telah memasuki tahapan penting. Seleksi melalui SRC diharapkan mampu menghasilkan komposisi pemain terbaik yang dapat membawa Surabaya mempertahankan prestasi sekaligus membuka peluang meraih medali emas pada kategori putra dan putri.

“Ajang ini merupakan upaya untuk menemukan talenta-talenta terbaik Surabaya. Harapannya, kita bisa mempertahankan medali dan bahkan mengawinkan medali emas tim futsal putra dan putri,” ujar Abdullah.

Ia menjelaskan, tahapan pemilihan manajer dan head coach untuk tim putra maupun putri telah diselesaikan. Karena itu, turnamen SRC menjadi salah satu tahap akhir untuk menyempurnakan komposisi skuad Porprov, khususnya dalam menentukan pemain yang akan mengisi tim.

“Seluruh fase pemilihan manajer serta head coach putra dan putri sudah dilaksanakan. Insyaallah sudah yang terbaik. Tinggal babak akhir untuk penyempurnaan kelengkapan tim Porprov, yaitu seleksi pemain melalui turnamen AFK Surabaya SRC ini,” katanya.

Dua Grup Putra, Satu Grup Putri

Technical meeting dipimpin Puji Wahyono dari Komisi Wasit AFK Surabaya. Kegiatan tersebut berlangsung lancar sekaligus menghasilkan pembagian grup untuk kompetisi.

Pada kategori putra, sebanyak 14 tim dibagi ke dalam dua grup, masing-masing berisi tujuh tim.

Grup A:

  1. UNIKA
  2. Al Ahly
  3. GGFS
  4. SFS
  5. Squadra
  6. SMP
  7. AFMS

Grup B:

  1. Pelita FC
  2. ANB
  3. Kalimas
  4. Suro
  5. IH
  6. Greatwall
  7. LSA

Sementara kategori putri yang diikuti empat tim akan mempertemukan:

  1. IH
  2. Gerhana
  3. Squadra
  4. ANB

Manajer tim putra Ervin dan Manajer tim putri Rizal turut hadir dalam technical meeting tersebut. Keduanya mengajak seluruh peserta memberikan dukungan penuh agar turnamen berjalan maksimal dan mampu memenuhi target pembinaan yang telah ditetapkan.

Dukungan tersebut diharapkan datang dari seluruh elemen terkait, mulai dari KONI Surabaya, Pemerintah Kota Surabaya melalui Disbudporapar, AFK Surabaya, hingga masyarakat dan para pegiat futsal di Kota Pahlawan.

Melalui SRC, AFK Surabaya tidak hanya mencari juara turnamen, tetapi juga berupaya menemukan pemain-pemain potensial yang nantinya dapat menjadi bagian dari kekuatan futsal Surabaya pada Porprov Jawa Timur 2027.