60 Siswa Afirmasi di Surabaya Belum Jelas Nasibnya

SURABAYA – Aliansi Buruh bersama Yayasan Jawa Pes dan Panitia Pendaftaran SPMB tengah memperjuangkan nasib sekitar 60 anak didik yang hingga kini belum jelas status penerimaannya dalam proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB). Puluhan anak tersebut merupakan calon siswa dari jalur afirmasi kategori desil 1 hingga 5.

Sebagai relawan, Pak Giyono, mengungkapkan adanya indikasi miskomunikasi antara pihak Dewan PKS (Pak Juari) dan Kepala Dinas Pendidikan terkait eksekusi data di lapangan.

Menurutnya, meski koordinasi awal dan pengumpulan data sudah dilakukan bersama dewan, namun dalam pelaksanaannya belum ada instruksi konkret untuk mengakomodasi anak-anak desil 1–5 tersebut.

“Miskomunikasinya di sini yang saya tangkap. Dari dewan ke Kepala Dinas, konfirmasi untuk langkah desil 1 sampai 5 ini apa? Supaya ada penerimaan dari Kepala Dinas ataupun sekolah yang dituju,” ujar Giono saat memberikan keterangan.

Akibatnya tuturnya, dari belum sinkronnya instruksi tersebut, banyak usulan serta titipan nama calon siswa dari wali murid yang disampaikan melalui dewan hingga kini belum bisa diterima di sekolah tujuan.

Pihak relawan sendiri belum mengetahui secara pasti berapa persentase siswa yang sudah atau belum terakomodasi akibat kendala ini.

Giono menambahkan bahwa keluhan dan keluh kesah dari para wali murid terus bermunculan. Namun, karena koordinasi langsung dengan Kepala Dinas Pendidikan bukan merupakan wewenang langsung dari pihak relawan, mereka saat ini mengandalkan peran dewan untuk menjembatani persoalan tersebut.

Menyikapi situasi yang terus berkembang, relawan mendesak Dinas Pendidikan untuk segera mengambil langkah nyata dan memberikan solusi bagi para wali murid.

“Pesan saya kepada Kepala Dinas, mohon diaspirasikan atau difasilitasi usulan dari wali murid yang anak-anaknya belum diterima ini,” tegas Giono.

Giyono berharap koordinasi lanjutan antara Dewan dan Kepala Dinas Pendidikan dapat segera rampung dan menghasilkan keputusan pasti sebelum tanggal 10 Juli 2026.