RAJAWARTA ; Innalillah Wainnalillah Hirojiun. Panitia Penyelenggara Ibadah Haji ( PPIH) menyebutkan sebanyak 34 Jamaah Haji yang berasal dari Debarkasi Surabaya meninggal dunia selama menjalankan ibadah haji di Tanah Suci, Mekkah, arab Saudi.

Video Pilihan Anda :

Begitulah kabar duka yang disampaikan Muhammad Budi Hidayat, Kepala Bidang Kesehatan PPIH Debarkasi Surabaya. Jumlah tersebut diatas disebut Budi lebih sedikit dibanding dengan tahun sebekumnya.

“Jumlah 34 jamaah dari keseluruhan kloter di Debarkasi Surabaya yang dilaporkan meninggal dunia itu terdata sampai hari ini. Mudah-mudahan tidak bertambah lagi,” jelasnya, di sela penyambutan kedatangan jamaah haji kelompok terbang (Kloter) 1 di Asrama Haji Debarkasi Surabaya, Minggu (18/8/2019).

Video Pilihan Anda :

Sementara lanjut Budi, ada seorang jamah haji masih tertahan di salah satu rumah sakit Arab Saudi karena sakit dan sedang menjalani perawatan. Padahal seharusnya hari ini jamaah haji asal Tulungagung pulang hari ini.

“Penyakitnya gangguan pembuluh darah di otak. Kepulangannya tertunda karena harus mendapat perawatan medis. Nanti kalau sudah dinyatakan pulih bisa menyusul pulang ke Tanah Air bersama kloter yang lain,” ujarnya dilansir Antara.

Sesuai dengan jadwalnya, hari ini PPIH Debarkasi Surabaya sudah memulai proses debarkasi dengan dimulai dengan kedatangan kloter 1,2, dan 3.

Selanjutnya akan tiba secara bergelombang setiap hari tiga kloter, dengan masing-masing kloter terdiri dari rombongan yang berjumlah 450 orang, hingga terakhir kloter 85 dijadwalkan tiba pada tanggal 15 September mendatang. 

Seluruhnya terhitung mulai kloter 1 hingga terakhir 85, PPIH Surabaya melayani proses debarkasi berjumlah 38.150 orang yang berasal dari Provinsi Jawa Timur, Bali dan Nusa Tenggara Timur. Terbanyak dari Jawa Timur berjumlah 35.076 orang, serta dari Bali 1.054 orang dan Nusa Tenggara Timur 965 orang.(ant)

Foto : Istimewa